Monthly Archives: April 2012

Sejarah Panjang Terjadinya Perang Badr

Sejarah Panjang Terjadinya Perang Badr

Keberangkatan Abu Sufyan ke Syam

Satuan Abdullah b. Jahsy merupakan persimpangan jalan dalam strategi politik Islam. Ketika itulah Waqid b. Abdullah at-Tamimi melepaskan anak panahnya dan mengenai ‘Amr bin’l-Hadzrami hingga ia tewas. Ini adalah darah pertama ditumpahkan oleh Muslimin.

Karena itu pula ayat yang kita sebutkan tadi turun. Sebagai kelanjutannya maka diundangkan perang terhadap mereka yang mau memfitnah dan mengalihkan kaum Muslimin dan agamanya

Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar As Shiddiq

Jika kita bicara figur kepemimpinan, mana yang terbaik dan layak menjadi teladan?, tentu secara imani, sebagai seorang muslim kita langsung mengatakan Rasulullah Saw. Beliau Saw yang merupakan pemimpin riil kaum muslimin, di samping pemimpin para Nabi. Para sahabat beliau Saw adalah orang-orang yang bergaul dan berjuang bersama-sama beliau Saw. Merekalah orang-orang yang mampu memahami dan merasakan ajaran Islam dan mampu meneladani Rasulullah Saw secara utuh.

Di antara mereka, sepeninggal Rasul

Peran Ulama dan Penguasa

Baik buruknya moral masyarakat banyak ditentukan oleh moral para pemimpinnya, yaitu para ulama dan penguasa. Rasulullah Saw bersabda: “Dua macam golongan manusia yang apabila keduanya baik, maka akan baiklah masyarakat. Tetapi bila keduanya rusak, maka akan rusaklah manusia itu. Kedua golongan manusia tersebut yaitu ulama dan penguasa.” [HR. Abu Naim]. Manusia juga ada dua kelompok. Kelompok pertama, kelompok yang mengikuti jejak ulama, patuh kepada ajaran-ajaran yang dibawakannya

MENGADOPSI PEMIKIRAN ISLAM

Sebuah pemikiran tidak jarang dinisbahkan kepada bangsa yang menyebarkan dan mengadopsinya sehingga dinyatakan, misalnya, pemikiran Eropa atau pemikiran Rusia; kadang-kadang juga dinisbatkan kepada peletak dasar pemikiran itu sehingga sering dinyatakan pemikiran Marxis, pemikiran Plato, atau pemikiran Hegel.

Suatu pemikiran juga acapkali disandarkan pada kaidah dasar (al-qaidah al-asasiyyah) yang menjadi landasan pemikiran tersebut sehingga dinyatakan, misalnya pemikiran Islam. Disebut demikian