Paksaan dalam Belajar

santri putri darunnajah 1 sedang belajar
santri putri darunnajah 1 sedang belajar
santri putri darunnajah 1 sedang belajar

Sifat memaksa kerap sekali dengan dunia pendidikan, khususnya di dunia pesantren.  pakasaan yang dimaksud disini adalah pakasaan kepada santri untuk belajar disiplin dalam segala hal ilmu pendidikan, Ilmu agama khususnya.

dari waktu menjelang subuh atau 30 menit sebelum waktu subuh dikumandang oleh muazddin, baiik itu dari suara bunyi bel/lonceng yang sebagai  media untuk membangunkan santri tersebut maupun dengan cara membangunkan ke kamar-kamar santri oleh pengurus-pengurusnya.

dalam di dunia pesantren memang terkesan komplek, semuanya serba berdekatan dengan kamar santri itu sendiri  baik masjid, tempat belajar/sekolah, olahraga dan sebagainya, namun tidak bisa dipungkiri kebanyakan santri juga banyak yang masih bermalas-malasan. maka dari itu metode paksaan dalam hal kebaikan sangatlah baik untuk menggembleng agar santri terbiasa dalam menjalankan tugas-tugas wajibnya sebagai santri dalam dunia pesantren.

karena meurut  KH. Hasan Abdullah Sahal (pimpinan pesantren GONTOR)

“Pemaksaan adalah pola pondok yang tidak untuk ‘didiskusikan’. Very good very fine, tidak mau ikut cari saja yang lain. Jika tidak mau dipaksa jangan harap bisa baik. Pondok bisa jalan karena adanya sistem pemaksaan yang terarah, terbimbing, terbina dan terdidik.”

jelas sekali dari ungkapan diatas, bahwa paksaan sangat erat kaitannya dengan kesuksesandan berjalannya sebuah pesantren.

semoga bemanfaat.

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin