Sebentar saja nak,

dosen STAIDA Promosi Dotor,2015

Dari Abu Hurairah, Nabi shollalohu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ﺛُﻢَّ ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ﺛُﻢَّ ﺭَﻏِﻢَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ‏» . ﻗِﻴﻞَ ﻣَﻦْ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻣَﻦْ ﺃَﺩْﺭَﻙَ ﻭَﺍﻟِﺪَﻳْﻪِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﻜِﺒَﺮِ ﺃَﺣَﺪَﻫُﻤَﺎ ﺃَﻭْ ﻛِﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﺛُﻢَّ ﻟَﻢْ ﻳَﺪْﺧُﻞِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ »

“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya , “Siapa, wahai Rosululloh?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”(HR. Muslim)
Dari Abdullah bin ’Umar, ia berkata,
ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻓِﻲ ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪِ ﻭَ ﺳَﺨَﻂُ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻓِﻲ ﺳَﺨَﻂِ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪِ
“Ridha Alloh tergantung pada ridha orang tua dan murka Alloh tergantung pada
murka orang tua.”

(kitab Adabul Mufrod, imam bukhori)

[09:09, 3/29/2016] Ustd Muzaki Kamali: Sejenak
Kita pejamkan mata dari impian dan cita-cita
Kita istirahatkan langkah dari berjalan menuju
mimpinya
Kita benamkan ego dari kesenangan pribadi yg
membuat lupa

Dan mulailah lihat pada mereka yang mulai
memutih mahkotanya
Yang mulai rapuh kokoh tubuhnya
Yang mulai lemah genggamannya
Yang selalu mendoa untuk kebahagiaan anaknya

Tidak kah engkau tahu
Mungkin hari ini mereka sedang menunggu dering telpon dari mu
Mungkin juga mereka sedang merindukan saat-saat memelukmu halnya seorang bayi, meskipun kini engkau telah dewasa
Mungkin juga mereka sedang
khawatir memikirkan anak yang sedang jauh dari sisinya

Untuk engkau yang jauh, hubungilah mereka meski hanya lewat suara Sapa lah mereka, tanyakan lah kabarnya dan mintalah doanya,
Meskipun mereka selalu mendoakan mu tanpa engkau minta.

Engkau yang dekat, luangkanlah sedikit waktu untuk mereka,
Karena kadang, engkau lebih memilih teman- temanmu dan meghabiskan waktu bersamanya

Mereka mungkin diam menahan rindunya ..
Karena mungkin ia tahu, anaknya kini tengah beranjak dewasa Yang waktunya akan banyak tersisa oleh tugas-
tugas sekolah dan pergaulannya .

Sebentar saja nak,

Rendahkanlah suaramu pada mereka
Perindahlah ucapanmu di depan mereka
Lunakkanlah watakmu terhadap mereka dan
Lembutkan hatimu untuk mereka…
Karena …
Seberapa tinggi pun jabatanmu
Seberapa luas pun pengetahuanmu
seberapa banyak pun hartamu
Engkau bukan apa-apa tanpa mereka

Berapa ribu rakaatpun engkau shalat
Berapa juta pun engkau sedekah
Berapa tahun pun engkau puasa
Jika hati mereka terluka karena kedzalimanmu
Surga bukan untukmu …

By Ustd Muzaki Kamali:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin