Diktis Perkuat Jurnal Terakreditasi Menuju Jurnal Internasional Bereputasi

Semarang – (Diktis) Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan Publikasi Ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Direktorat Pendidikan Tinggi Islam melalui Subdit Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional. Hadir pada kegiatan tersebut para pengelola jurnal di PTKI yang sebagian telah terakreditasi.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam dalam arahannya mengungkapkan bahwa kualitas publikasi ilmiah saat ini menjadi garda terdepan dari kualitas sebuah perguruan tinggi. “Jurnal menjadi indikator prestasi perguruan tinggi. Bermutu atau tidaknya sebuah lembaga bisa dilihat dari kiprah keilmuan para dosen dalam ranah publikasi Ilmiah”, demikian disampaikan Direktur, Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, pada penutupan kegiatan di Semarang, Sabtu (30/07/16).

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam, menurut Amsal, mempunyai komitmen yang kuat dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan PTKI. “Beberapa program telah kami lakukan, misalnya penguatan riset dalam rangka peningkatan kapasitas dan kreatifitas dosen untuk menulis”, ungkap Direktur. Hal itu semua dilakukan sebagai basis dasar dari penguatan prestasi para dosen, peningkatan karir serta penguatan tradisi akademik di lingkungan PTKI.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Mamat S Burhanuddin menyampaikan bahwa Direktorat Pendidikan Tinggi Islam terus melakukan upaya dan langkah-langkah strategis dalam penguatan publikasi ilmiah. “Acara semacam ini menjadi penting untuk merumuskan pelbagai langkah kedepan. Para pengelola jurnal bisa mendapatkan wawasan baru untuk mengupgrade jurnalnya masing-masing. Misalnya, dari jurnal terakreditasi nasional menuju jurnal internasional bereputasi”, terang Mamat.

Kasubdit juga menyampaikan dihadapan peserta bahwa pada tahun 2016 ini, prestasi PTKI dalam pengelolaan jurnal begitu membanggakan. Menurut Mamat, sebagaimana hasil akreditasi terbitan berkala ilmiah cetak yang telah dikeluarkan oleh Kemenristek, ada 14 jurnal di lingkungan PTKI yang telah terakreditasi. “Ini adalah prestasi yang begitu membanggakan. Kedepan, semoga prestasi demikian terus berlanjut dan dapat dipertahankan”, ungkap Mamat.

“Pada intinya, dibutuhkan komitmen dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan PTKI.”, tambahnya.

Sebagai informasi, workhsop kali ini menghasilkan beberapa rekomendasi yang harus ditindaklanjuti kedepan baik di tingkat pusat maupun di masing-masing PTKI, utamanya dalam menghadapi akreditasi online. Rekomendasi tersebut antara lain; perlunya penambahan dan peningkatan kompetensi pengelola jurnal, pengalokasian anggaran melalui DIPA dan BLU untuk pengelola dan reviewer, peningkatan networking internal dan eksternal melalui pendirian rumah jurnal dan juga studi komparatif, serta peningkatan kemampuan penggunaan dan penyempurnaan Open Journal System (OJS) di setiap PTKI.

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin