STAI dan STIE Darunnajah gelar rapat gabungan persiapkan segala hal untuk pendirian Universitas Darunnajah

STAIDA Online – Pada selasa (30/3) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) merapatkan barisan guna mempersiapkan segala hal terkait pendirian Universitas Darunnajah.

Agenda rapat dimulai dengan kata pembuka dari Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darunnajah Ustadzah Duna Izfanna, M.Ed., Psy., Ph.D yang menyampaikan bahwa STAI dan STIE Darunnajah merupakan Lembaga perguruan tinggi yang berada dalam satu atap yang sama yaitu Yayasan Darunnajah.

“Kita ini STAI dan STIE Darunnajah adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan yayasan Darunnajah dan untuk mewujudkan Universitas Darunnajah perlu kiranya kita menyatukan fikroh dalam melangkah sehingga pertemuan semacam ini menjadi penting adanya,” terang ketua STAI Darunnajah ini.

Ia pun menambahkan, “selain itu perlu kiranya kita mempersiapkan segalanya untuk pendirian universitas Darunnajah ini,” tandasnya.

Rapat dilanjutkan dengan agenda pembahasan program dari masing-masing bagian. Bagian pertama pemaparan program dari STIE yang mempunyai satu program studi yaitu administrasi bisnis.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Darunnajah, Ustadz Fajar Nurrohman, M.M menerangkan, “STIE yang menurut SK berdiri tanggal 16 April 2020, alhamdulillah sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan. Dan dalam waktu dekat ini STIE akan melakukan program internship dimana mahasiswa akan magang di beberapa sektor bisnis, karena kita tidak cukup hanya berteori dalam bisnis, tapi butuh praktek,” jelasnya.

Menurutnya, untuk mempersiapkan menuju universitas Darunnajah ini STIE terus akan membuat terobosan-terobosan dalam program agar mahasiswa STIE dapat bersaing dengan mahasiswa kampus lain. Dan STIE dengan program administrasi bisnisnya menjadi jurusan yang dipertimbangkan.

Ustadz M. Irfanuddin Kurniawan, M.Ag selaku wakil ketua bidang akademik STAI Darunnajah pun memaparkan persiapan-persiapan program dan kegiatan akademik menuju universitas Darunnajah.

“dalam proses menuju universitas Darunnajah, gaung kegiatan kampus kita harus terus disebarluaskan dengan seminar, diskusi webinar baik secara mandiri mau sifatnya kerjasama dengan kampus lain. Dan alhamdulillah hal itu sudah dimulai oleh PIAUD beberapa waktu lalu dan HKI kemarin senin,” terangnya.

Selain hal tersebut, menurutnya STAI Darunnajah juga akan membentuk Lembaga-lembaga kajian di bawah naungannya. Ia menambahkan, “kita akan membentuk misalnya Markaz Lughoh wa Tsaqofah Islamiyyah sebagai pusat Bahasa dan kajian keislaman. Dan HKI juga berencana membuat pusat kajian dan konsultasi terkait pernikahan, mawarits, perceraian dan lain sebagainya. Dan di PIAUD sendiri sudah berjalan misalnya konsultan pendidikan anak usia dini yang bernama kaki kecil,” ujarnya.

Ia berharap semoga dengan beberapa program yang dicanangkan ini terus mengangkat nama perguruan tinggi Darunnajah sampai nanti berdirinya Universitas Darunnajah.

Di akhir, kesempatan wakil ketua bidang kerjasama dan kemahasiswaan Ustadz Hendro Risbiantoro, M.S yang merupakan juru kunci pendirian Darunnajah menyampaikan beberapa progress pendirian Universitas Darunnajah.

Ia mengatakan, “alhamdulillah, semua proses untuk pendirian Universitas Darunnajah telah ditempuh, dan semua berjalan dengan lancar. Walaupun membutuhkan waktu yang tidak singkat dalam semua proses ini, tinggal beberapa step lagi yang akan kita tempuh semoga terus dilancarkan, Aamiin,” ujarnya.

“yang penting optimis dan kita terus menggaungkan taggar #DarunnajahGoUniversity di semua akun media sosial dan website sebagai syiar perguruan tinggi kita,” pungkasnya.