Delegasi Universitas Darunnajah Ikut Andil Bersama Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI)

Bagikan:

Delegasi Universitas Darunnajah Ikut Andil Bersama Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI)

Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) mengunjungi Sekjen Asosiasi Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan Indonesia (APMAPI) di Fakultas Pascasarjana Lantai 7 Universitas Negeri Jakarta pada Senin, 04 Juli 2022.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka silaturrahmi dan audiensi pembahasan sejumlah isu aktual serta strategis terkait Prodi MP/MPI se-Indonesia.

Delegasi Universitas Darunnajah Ikut Andil Bersama Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI)

Ikut dalam rombongan PPMPI tersebut berjumlah tujuh orang, di antaranya adalah Dr. Sri Rahmi, MA (Ketua Umum PPMPI- UIN Ar Raniry Banda Aceh), Dr. Zainal Arifin, M.S.I. (Sekretaris Umum PPMPI- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Dr. Faiby Ismail, M.Pd (Bendahara Umum PPMPI- IAIN Manado), Dr. H. Abdullah Aminuddin Aziz, M.Pd.I (Ketua 3 PPMPI-UNHASY Tebuireng), Dr. (c) Arizqi Ihsan Pratama, M.Pd (Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah), Misbakhuddin Azka, S.Pd & Ibnu Muzakir, S.Pd (Sekretaris Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah).

Kunjungan diterima langsung oleh Sekjen Asosiasi Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan Indonesia (APMAPI) sekaligus Ketua Program Doktor Manajemen pendidikan Prof. Dr. Suryadi, M.Pd.

Dalam sambutannya sebagai Sekjen APMAPI Prof. Suryadi menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih sudah bersilaturrahmi ke UNJ, beliau sangat menyambut baik kedatangan rombongan PPMPI dan tim dari Univeristas Darunnajah. Audiensi berjalan dengan baik yang pada Prinsipnya Prof. Suryadi selaku Sekjen APMAPI mendukung penuh langkah-langkah PPMPI untuk terus mengupayakan dan memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan alumni MPI.  Beliau juga menyarakan agar diadakan pertemuan rutin antara PPMPI dengan APMAPI untuk menyatukan langkah.

Enam point utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah sebagai berikut:

  • Regulasi pembukaan prodi MPI serta perbandingan jumlah alumni dengan formasi profesi MPI.
  • Sosialisasi Prodi MPI ke beberapa instansi terkait peluang kerjasama dalam pengembangan profesi MPI.
  • Edaran Direktur Pendidikan Agama Islam N0. B-2495/DJ.I/Dt.I.IV/ HM.01/08/2019 tentang Updating Data TPG dan Pendaftaran Sertifikasi yang dilampiri 28 prodi yang boleh mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) rumpun PAI, salah satunya prodi MPI.
  • Pengumuman Calon ASN tahun 2019 yang menempatkan alumni MPI boleh mendaftar sebagai Calon ASN sebagai guru PAI, sedangkan formasi yang seharusnya bisa diisi oleh alumni MPI tapi diberikan pada alumni KPI.
  • Membuka peluang ASN/Non-ASN formasi tenaga kependidikan di lingkungan lembaga pendidikan Islam di bawah Kementerian Agama yang dapat diisi oleh alumni MPI.
  • Regulasi yang membolehkan alumni MPI menjadi guru PAI dan PPG rumpun PAI, namun bermasalah saat pengajuan tunjangan sertifikasi guru yang berasal dari Prodi MPI saat dinyatakan lulus sebagai guru PAI.

Setelah enam poin tersebut diuraikan dan didiskusikan, acara dilanjutkan dengan sharing informasi dan tanya jawab. Berikutnya acara ditutup dengan foto bersama.