STAI Darunnajah Jakarta berkolaborasi dengan Jakarta Book Review dan Rene Thoros Pustaka menyelenggarakan bedah buku “Istirahatkan Dirimu Dari Kesibukan Duniawi” terjemah kitab At-Tanwir Ibnu Athaillah As-Sakandari.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

 

Rabu, 17 November 2021 Pukul 13.00-15.00.

STAI Darunnajah Jakarta berkolaborasi dengan Jakarta Book Review dan Rene Thoros Pustaka menyelenggarakan webinar dengan tema “Rahasia Hidup Bahagia: Terhindar dari Cemas, Pikiran Tak Jenuh, dan Jadi Penuh Optimisme” dan bedah buku “Istirahatkan Dirimu Dari Kesibukan Duniawi” terjemah kitab At-Tanwir Ibnu Athaillah As-Sakandari oleh pegiat tasawuf, Ust. Kuswandani Yahdin, M.A., editor Turos, Ust. Dede M Multazam, Lc.M.AG., dan dosen STAI Darunnajah, Ust. Muhammad Irfanuddin Kurniawan, M.AG.

Dalam webinar ini Ust. Muhammad Irfanuddin Kurniawan, M.AG., bercerita tentang awal perjalanan intelektual pribadi pada tahun 2005 mengadakan diskusi kecil dengan Prof.Dr.Hamid Fahmy Zarkasyi mengenai peradaban islam, kemudian ada salah satu teman yang bertanya kepada Prof.Dr.Hamid Fahmy Zarkasyi “bagaimana caranya kita membangkitkan peradaban islam”, beliau dengan simple menjawab “dengan cara membaca dan menulis”. Karna peninggalan peradaban islam adalah membaca dan menulis.

Pada surat Al Alaq ayat 1

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”(Q.S Al Alaq : 1).

Ayat tersebut menjadi pondasi yang real bahwa islam adalah agama ilmu, maka apabila agama-agama lain dibangun atas doktrin, maka Islam mengedepankan pengetahuan dan keyakinan.

Ust. Muhammad Irfanuddin Kurniawan, M.AG.juga menambahkan bahwa kegiatan book review ini merupakan kegiatan yang luarbiasa, dan berharap bisa berkolaborasi serta terus ikut dilibatkan dan terus bersinergi dengan baik.

Pada webinar ini dapat kita ambil adalah manusia harus senantiasa menghadirkan Allah melalui proses intuisi dalam setiap usaha yang dilakukan sehingga mendapatkan jiwa yang tidak lelah dan hati yang tenang.