Wakil Rektor 1 sosialisasikan moto Universitas Darunnajah dalam acara Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK)

Pesantren Darunnajah

Bagikan:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة

الحمد لله والشكر لله ولاحول ولاقوة الابالله، اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي. اما بعد.

            Yang sama-sama kita hormati dan kita banggakan, Pimpinan sekaligus Ka Mabigus sekaligus Presiden Universitas Darunnajah Kak K.H. sofwan Manaf, M.Si, Ka K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., Wakil ketua Dewan Nadzir Ka. K.H. Mustofa Hadi Chirzin, Ketua Yayasan Darunnajah Ka. Fahd Noor, Direktur Departemen Pengasuhan Santri Ka Muchtar Ghozali dan Ka Fady Zulhamsyah serta jajaran rektor Unversitas Darunnajah, para dewan guru para andika-andika pramuka yang kita hormati dan kita banggakan.

            Alhamdulilah pada sore hari ini kita bisa melaksanakan penutupan perkemahan khutbatul arsy yang mana dalam standar operasional pesantren perkemahan khurbatul ‘arsy ini masa perkenalan pesantren bagi seluruh andika-andika baik yang baru maupun yang lama. Perlu kita pahami bersama bahwa perkemahan khutbatul arsy atau rentetan khutbatul arsy ini tidak lain dan tidak bukan adalah sebagai salah satu washilah untuk kita, untuk melakukan yang disebut tajdidunniyyah pembaharuan niat, karena dalam beberapa qaul ulama mengatakan bahwa niat itu berada dalam tiga tempat. Ada niat diawal, ada niat dipertengahan, dan ada niat diakhir pekerjaan.

          Kadangkala andika-andika sekalian, kita semua memiliki niat yang baik untuk melakukan pekerjaan diawal tetapi Ketika mendapatkan tantangan, mendapatkan cobaan mendapatkan masalah biasanya niat itu menjadi luntur, maka tidak heran apabila ada andika-andika pramuka dikelas dua dikelas tiga yang kemudian memilih keluar barisan karena niatnya mendapatkan atau terjadi perubahan dipertengahan. Begitupun juga ada niat diakhir, diakhir masa pendidikan kita  didarunnajah mulai tahun 2018 telah mencanangkan program yang disebut khitmah, yaitu mengamalkan ilmu yang kita pelajari, mengajarkan, menyampaikan, mentransferkan, maka Ketika niatnya salah maka banyak kakak-kakak kelas ynag diakhir masa-masa selesainya belajar didarunnajah memilih keluar dari darunnajah. Maka dengan khutbatul ‘arsy ini bukan hanya untuk andika baru tapi juga  yang lama, untuk santri yang senior, bahkan untuk dewan guru atau mabigus sekalian.

        Andika-andika pramuka yang berbahagia, di tahun 2022 ini genap umur pesantren kita menginjak umur 61 tahun, kalau dalam kegiatan professional ini umur yang sudah matang, tapi dalam perjalanan pendidikan kita, 61 tahun darunnajah ini mendapatkan sebuah tantangan baru, berupa lahirnya Universitas Darunnajah, maka mungkin tadi yang hadir semua bertanya-tanya ada jajaran rektor yang disebutkan kemudian yang membagikan hadiah disebutkan rektor dan wakil rektor. Ini semua adalah sarana untuk mengenalkan kepada semua andika sekalian tentang pencapaian dari pesantren darunnajah diumur ke 61 tahun ini.

        Andika sekalian ada 3 kriteria alumni darunnajah, atau apa yang dicetak oleh darunnajah dalam pendidikannya, ini termaktub dibuletin darunnajah, di edisi 54 tahun sebagai salah satu bentuk untuk menunjang cita-cita dari pimpinan-pimpinan pesantren dan para pendiri dan dewan nadzir, maka kriteria ini kita tuangkan dalam prodi-prodi fakultas-fakultas yang ada di Universitas Darunnajah, saat ini Universitas Darunnajah memiliki tiga Fakultas. Bahwa alumni-alumni darunnajah atau santri-santri darunnajah dicetak setidaknya yang pertama untuk menjadi ulama, artinya bahwa para santri dididik, dibina diharapkan menjadi ulama. kedua untuk menjadi dzu’ama, diharapkan santri bisa menjadi pemimpin, menjadi profesional kemudian yang ketiga untuk menjadi aghnia. Ada Fakultas agama islam (FAI), yang insyaallah alumnninya menjadi ulama-ulama, yang kedua ada fakultas Bisnis, diharapkan alumni-alumni fakultas ini menjadi nantinya bisa menjadi Aghnia-aghnia, menjadi enterprenership, menjadi pengusaha2 yang sukses, yang ketiga fakultas sains yang mana dari faluktas ini diharapkan melahirkan para udzhoma, para professional yang bisa mengembangkan ajaran Islam.

          Para andika sekalian, sebagai salah satu bentuk kesyukuran, kemudian juga sebagai salah satu bentuk menjaga tradisi maka universitas darunnajah memiliki sebuah slogan. Yaitu Rooted in Tradition, Leading in Education. Berakar kokoh dalam tradisi, tradisinya pesantren, walaupun kita diuniversitas, jiwanya jiwa pesantren nilai pesantrennya tidak akan luntur dan tidak akan hilang. Leading in Education memimpin dalam Pendidikan, bahwa universitas kita selaras dengan tujuan Pesantren Darunnajah. Mencetak para pemimpin yang Mutafaqquh fiddin.

       Mungkin ini saja yang bisa kami sampaikan sebagai amanat upacara pada sore hari ini semoga dapat menginspirasi, dan semoga seluruh alumi darunnajah bisa merasakan Pendidikan di Universitas darunnajah

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاتة

Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan

Disampaikan Pada sambutan penutupan Perkhutsy Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

 

—————————————-

Website : www.darunnajah.ac.id
Pendaftaran : www.darunnajah.ac.id/pmb/
Whatsapp : 0812-2200-1443
Instagram : @univ.darunnajah
Facebook : Universitas Darunnajah Jakarta